Monday, 21 October 2013

Sebuah Pesan

Suatu malam, saya pernah mendapat pesan via what*app dari seseorang, membaca pesan yang cukup panjang tersebut membuat saya terharu, entah apa sebabnya mata saya berkaca-kaca membacanya. Begini kurang lebih isi pesan tersebut : 

***
Pertanyaan: "Bagaimana agar kita tahu cowok itu
baik hatinya, bang tere?"
Jawaban: Banyak sekali caranya. Salah-satunya
adalah, lihatlah cara dia memperlakukan Ibunya.
Kalau dia bela-belain nungguin wanita lain, bela-
belain hujan2an menjemput wanita lain, tapi
disuruh ibunya satu hal saja yg sepele banyak
alasan, jelas tidak. Kalau dia bela-belain ngasih
hadiah, ntraktir makan, dsbgnya untuk wanita
lain, tapi ngasih ibunya benda murah, sederhana
saja nggak pernah, jelas tidak.
Laki-laki yang baik, selalu memuliakan Ibunya--
bahkan kalaupun Ibunya berlaku jahat padanya.

***
Pertanyaan: "Bagaimana agar kita tahu cewek itu
baik untuk kita, bang tere?"
Jawaban: Banyak sekali caranya. Salah-satunya
(dan jelas ini hanya salah-satunya) adalah, lihatlah
bagaimana dia menjaga kehormatan diri sendiri,
dan kehormatan orang-orang di sekitarnya.
Kehormatan diri sendiri adalah tentang menjaga
perasaan, berpakaian, berpenampilan, membawa
diri, bergaul dan sebagainya. Kehormatan orang2
di sekitarnya adalah tentang meletakkan,
menghargai dan memperlakukan orang lain, mulai
dari cara bicara hingga sikap dan perbuatan.
Kalau dia suka menunjuk2, menyuruh2,
membantah sembarangan, jelas tidak. Kalau dia
bahkan berpakaian saja tidak merasa penting,
jelas tidak.
Jika wanita itu bisa menjaga kehormatan diri
sendiri dan kehormatan orang2 di sekitarnya,
maka dekat sekali dia dengan mampu menjaga
kehormatan suami dan keluarganya kelak.

Saya mengerti si pengirim pesan ini hanya mengutip isi pesannya dari salah satu penulis novel ternama di negeri ini. Saya tidak tahu apa yang di pikirkan si pengirim pesan tersebut, apa yang ia pikirkan sama dengan saya ketika membaca pesan tersebut. Malam itu saya hanya menjawab pesan tersebut dengan singkat,

"Suatu saat aku akan mengingatkanmu kembali dengan isi pesan ini :)"


Saturday, 19 October 2013

Welcome!!

sumber : disini

Hi guys, ini adalah tulisan pertama yang aku buat semenjak blog ini diluncurkan, kekekeke. Dulu aku pernah punya blog sih. Iya, dulu pas aku masih pake rok abu-abu tepatnya lima tahun lalu :/ (lama benerrr)
oke, forget it!! back to the topic (mencoba serius)

Aku adalah seorang mahasiswi tingkat empat di salah satu universitas ternama di negara ini. Temen-temenku dari SD sampe bahkan sekarang biasa manggil Ragil. Aku kuliah di program studi yang mungkin gak se famous Fakultas Kedokteran maupun Fakultas Ekonomi, namun jangan salah prodiku ini sedang naik daun men.... dulu pas awal diterima disini kalau gak salah baru lima se Indonesia, nah sekarang banyak Universitas lain berbondong-bondong membuka peminatan yang sama -___-" mesti berjuang keras nih buat survive setelah lulus *amiinn*

Ditanya, kenapa nama blognya heliopora? pernahkah kalian mendengar istilah ini? buat yang suka biologi pasti tau lah ini nama apa. Yupp ini adalah nama latin dari karang biru. Berhubung aku suka sama warna biru dan punya hati setegar karang (ceilaaaaa.....) jadilah aku pake nama itu buat nama blog. Tapi sebenarnya ada salah satu temen yang pernah ngenalin istilah ini waktu jaman praktikum petrology tahun lalu, nah pas nanya artinya apa langsung jatuh cinta gitu sama ni istilah. jadi begitulah ceritanya.... ^^

Anw, selamat membaca apa yang bakal aku share disini. :)