Monday, 11 November 2013

Seandainya sesuatu yang disebut "Perasaan" itu tidak ada

Perasaan,
Sesuatu yang dianugerahkan Tuhan kepada setiap insan
Perasaan,
Sesuatu yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya
Perasaan,
Demikian hebatnya sesuatu yang disebut perasaan itu
Yang awalnya tersenyum sedetik kemudian bisa menangis
Yang awalnya memuji sedetik kemudian bisa mencela
Yang awalnya bercanda sedetik kemudian bisa tersinggung
Yang awalnya bangga sedetik kemudian bisa malu
Yang awalnya cinta sedetik kemudian bisa benci
Ya berkat perasaan, kita mampu melewati kehidupan ini dengan penuh warna
Namun apa jadinya jika "perasaan" itu tidak ada?
terkadang aku berpikir supaya Tuhan menghapus yang disebut "Perasaan" tersebut
aku takut jika kebahagiaan yang aku dapat adalah semu, dan kelak kutemui luka dikemudian hari
aku takut tidak mampu bangkit saat luka itu hadir setelah semua rasa bahagia itu
aku takut jika setiap waktu luka itu menghantuiku
aku takut tidak mampu untuk merasakan bahagia lagi.
Aku tahu Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan banyak tujuan.
mungkin saat ini aku belum mampu menemukan tujuan dari "perasaan" yang Dia beri untukku
aku tau jawaban dari semua kegelisahanku hanyalah sebuah kata yang disebut ikhlas
Ya... Ikhlas. mungkin itulah yang belum aku temukan
Aku belum bisa ikhlas menerima segala hal yang Dia tentukan buatku
termasuk tentang kamu

No comments:

Post a Comment